Tuesday, July 26, 2011

Gerindra: Bentuk Panja Mafia Anggaran

Artikel berikut berisi informasi terkait yang mungkin menyebabkan Anda untuk mempertimbangkan kembali apa yang Anda pikir Anda mengerti. Yang paling penting adalah untuk belajar dengan pikiran terbuka dan bersedia untuk merevisi pemahaman Anda jika perlu.
JAKARTA, KOMPAS.com " Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang karut-marut harus segera dibenahi. Partai Gerindra memandang pembentukan Panja Mafia Anggaran di badan legislatif merupakan salah satu upaya untuk membenahinya. Sebab, Gerindra berpendapat, pelaksanaan dan pengelolaan anggaran yang dilakukan eksekutif saat inijauh dari harapan.

"Dalam konteks anggaran, Gerindra sangat setuju dibentuk panja mafia anggaran. Ini sudah domain publik. Kalo ada, Gerindra akan mendukung," ungkap Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon dalam keterangan pers di Restoran Pulau Dua, Selasa (26/7/2011).

Gerindra menilai, APBN tak memberikan dampak yang signifikan bagi kesejahteraan rakyat. Dari fungsi seharusnya sebagai strategi pembangunan, APBN malah dijadikan instrumen "perburuan rente" bagi para oknumnya. Situasi ini akan menyebabkan lingkaran kemiskinan di Indonesia tak kunjung berakhir.

Sejujurnya, satu-satunya perbedaan antara Anda dan para ahli
adalah waktu. Jika Anda akan menginvestasikan waktu sedikit lebih dalam membaca, Anda akan yang lebih dekat ke status ahli ketika datang ke
.

"Hal ini disebabkan penerimaan yang belum maksimal, penyerapan anggaran yang tak rasional, serta belanja yang tak efektif dan boros," ujarnya.

Setidaknya, kata Fadli, ada tujuh indikator yang membuat Gerindra yakin bahwa pengelolaan ABPN telah salah. Gerindra khawatir pengelolaan yang buruk ini menjadi titik awal kegagalan Indonesia untuk terus bertahan.

Menurut Fadli, semangat perubahan dan keberpihakan kepada rakyat seharusnya dimulai dari postur APBN yang berpihak pada kesejahteraan rakyat banyak. Gerindra berharap APBN tak boleh menjadi sumber dari segala sumber korupsi.

Mafia anggaran harus diberantas, sementara kebocoran dan pemborosan anggaran harus dihentikan."Komitmen semua pihak perlu dibangun kembali," tandasnya.

Mereka yang hanya mengenal satu atau dua fakta-fakta tentang
bisa bingung oleh informasi yang menyesatkan. Cara terbaik untuk membantu mereka yang disesatkan adalah dengan lembut benar mereka dengan kebenaran yang Anda pelajari di sini.

Monday, July 25, 2011

Sidang Isbat Ramadhan 31 Juli

Apakah Anda pernah bertanya-tanya apakah apa yang Anda tahu tentang
akurat? Perhatikan paragraf berikut dan membandingkan apa yang Anda ketahui untuk info terbaru di
.
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Agama Suryadarma Ali mengatakan pemerintah akan menetapkan awal bulan suci Ramadhan 1432 Hijriah melalui sidang isbat pada 31 Juli 2011. Sebelumnya, Muhammadiyah lebih dulu menetapkan hari pertama puasa tersebut diperkirakan akan jatuh pada Senin, 1 Agustus 2011.


"(Rukyat) itu akan dilakukan di seluruh titik di Indonesia kira-kira pukul 19.30 sampai 20,00 WIB. Mudah-mudahan langit cerah dan tim menjalankan tugasnya tanpa halangan cuaca," kata Suryadarma, usai pengumuman kepengurusan DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di kantor DPP PPP, Jakarta, Senin (25/7/2011).

Informasi tentang
disajikan di sini akan melakukan salah satu dari dua hal: baik itu akan memperkuat apa yang anda ketahui tentang
atau akan mengajari Anda sesuatu yang baru. Keduanya hasil yang baik.

Sidang isbat, menurut Suryadarma, merupakan salah satu cara untuk menentukan jatuhnya tanggal 1 Ramadhan dengan cara melihat posisi bulan (rukyat).

Ketua Umum PPP itu berharap semua pihak dapat bersama dan sepakat menerima keputusan tersebut jika 1 Ramadhan jatuh pada 1 Agustus 2011."Tanda-tanda ke arah situ sudah ada, tapi kami akan tunggu sampai tanggal 31 Juli untuk kepastiannya," katanya.

Suryadarma juga menegaskan, dalam menentukan hari pertama bulan suci tersebut, partainya akan ikut dengan keputusan yang dibuat oleh pemerintah."Untuk PPP sendiri akan mengikuti pemerintah. Jadi kita tunggu saja, mudah-mudahan semuanya lancar," ungkapnya.

Tentu saja, tidak mungkin untuk meletakkan segala sesuatu tentang
menjadi hanya satu artikel. Tapi kau tidak dapat menyangkal bahwa Anda baru saja ditambahkan ke pemahaman Anda tentang
, dan waktu itu dihabiskan dengan baik.

Sunday, July 24, 2011

Polisi Gelar Rekonstruksi Surat Palsu MK

Dalam dunia sekarang ini, tampaknya hampir semua topik terbuka untuk diperdebatkan. Sementara aku sedang mengumpulkan fakta untuk artikel ini, saya cukup terkejut menemukan beberapa masalah yang saya pikir diselesaikan sebenarnya masih dibicarakan secara terbuka.
JAKARTA, KOMPAS.com " Hari ini, Senin (25/7/2011), penyidik Bareskrim Polri menggelar rekonstruksi kasus dugaan surat palsu Mahkamah Konstitusi di kantor Komisi Pemilihan Umum, Jalan Imam Bonjol Nomor 29, Jakarta Pusat.

Direktur I Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brgijen (Pol) Agung Sabar Santoso, Minggu (24/7/2011), menyampaikan, saksi-saksi yang dilibatkan dalam proses rekonstruksi tersebut adalah orang-orang yang hadir saat KPU menggelar rapat pleno membuat keputusan atas dasar surat palsu MK pada 2 September 2009.

"Yang ikut (rekonstruksi) siapa-siapa saja yang pada rapat pleno KPU saat itu hadir," ujarnya.

Surat palsu MK yang dimaksud yakni surat Nomor 112/PAN MK/VIII/2009 Tertanggal 14 Agustus 2009, tentang penjelasan putusan MK soal sengketa dalam pemilu legislatif untuk Daerah Pemilihan I Sulsel yang mengukuhkan Dewie Yasin Limpo dari Partai Hanura sebagai pemenang.

Jika Anda tidak memiliki detail yang akurat tentang
, maka Anda mungkin membuat pilihan yang buruk pada subjek. Jangan biarkan hal itu terjadi: terus membaca.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, mantan anggota KPU yang kini menjadi pengurus Partai Demokrat, Andi Nurpati, dimungkinkan ikut dalam proses rekosntruksi tersebut. Andi memimpin sidang pleno KPU kala itu.

Lebih jauh Agung menjelaskan, proses rekonstruksi ini dilakukan guna mencocokkan keterangan saksi yang telah diperiksa Bareskrim dengan kejadian yang sesungguhnya saat rapat pleno berlangsung.

Sebagaimana diberitakan, MK mengadukan Andi Nurpati ke polisi terkait dugaan surat palsu yang dipakai KPU dalam menetukan pemilik kursi anggota DPR untuk Daerah Pemilihan I Sulsel.

Sejumlah nama yang disebut-sebut terkait dalam kasus ini antara lain mantan hakim konstitusi Arsyad Sanusi, Neshawati (putri Arsyad), mantan juru panggil MK Masyhuri Hasan, Dewie Yasin Limpo, dan Andi Nurpati. Polisi baru menetapkan satu tersangka dalam kasus ini, yaitu Masyhuri Hasan.

 

Anda tidak dapat memprediksi kapan mengetahui sesuatu yang ekstra tentang
akan berguna. Jika Anda belajar sesuatu yang baru tentang
dalam artikel ini, Anda harus file artikel di mana Anda dapat menemukannya lagi.

Anas Urbaningrum Tetap Pimpin Demokrat

Ketika Anda berpikir tentang
, apa pendapatmu pertama? Aspek mana
penting, yang penting, dan mana yang bisa Anda ambil atau meninggalkan? Anda akan hakim.
BOGOR, KOMPAS.com " Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum lolos dari upaya pendongkelan yang hendak dilakukan sejumlah lawan politiknya. Hingga akhir Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PD yang digelar di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/7/2011), Anas tetap memegang jabatan sebagai ketua umum.

Jika fakta
Anda out-of-date, bagaimana yang mempengaruhi tindakan dan keputusan? Pastikan Anda tidak membiarkan slip
informasi penting oleh Anda.

Ketika menutup Rakornas, Anas menyerukan semua kader Demokrat untuk semakin solid, utuh, dan bersatu, serta mempunyai daya juang dan dedikasi yang tinggi. Anas juga mengatakan, semua kader partai pemenang Pemilu 2009 tersebut telah menunjukkan kemampuan untuk menjadikan Rakornas ini sebagai forum organisasi yang cerdas untuk melakukan konsolidasi.

"Kemampuan ini yang menjadi modal berharga kita untuk menatap dan menyongsong masa depan Partai Demokrat yang makin menjanjikan," kata Anas.

Sedianya, Rakornas dijadwalkan ditutup oleh Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Namun, Yudhoyono batal menutup Rakornas. Seusai memberikan pembekalan sore, Yudhoyono langsung kembali menuju ke kediamannya di Puri Cikeas, Bogor.

Begitulah keadaannya sekarang. Perlu diketahui bahwa setiap subjek dapat berubah dari waktu ke waktu, jadi pastikan Anda mengikuti berita terbaru.

Saturday, July 23, 2011

Janggal, Sinar Matahari Pada Kamar Nazar

Dalam dunia sekarang ini, tampaknya hampir semua topik terbuka untuk diperdebatkan. Sementara aku sedang mengumpulkan fakta untuk artikel ini, saya cukup terkejut menemukan beberapa masalah yang saya pikir diselesaikan sebenarnya masih dibicarakan secara terbuka.
JAKARTA, KOMPAS.com " Praktisi telematika Abimanyu "Abah" Wachjoewidajat mengatakan, cahaya terang yang berada di ruang kamar M Nazaruddin, tersangka kasus dugaan suap proyek pembangunan wisma atlet SEA Games 2011, pada wawancara melalui konferensi video Skype, Kamis (21/7/2011), janggal. Nazaruddin diduga sengaja membentuk opini bahwa dirinya berada di negara yang memiliki perbedaan waktu yang jauh dengan Indonesia.

"Jelas terlihat bahwa bias cahaya begitu lebar. Itu menandakan sumber cahaya begitu dekat dengan lubang jendela," kata Abimanyu kepada Kompas.com melalui surat elektronik, Sabtu (23/7/2011).

Tak hanya itu, Abimanyu mengatakan, daya sinar yang diduga sinar matahari tersebut juga terlihat pendek. Bias cahaya pada kamar terlihat hanya sepanjang sekitar 30 sentimeter. Padahal, bias sinar matahari biasanya konsisten tajam hingga bermeter-meter.

Setelah Anda mulai bergerak melampaui informasi latar belakang dasar, Anda mulai menyadari bahwa ada lebih banyak
dari Anda mungkin memiliki pikiran pertama.

"Logika tersebut memberikan saya kesimpulan bahwa sinar terang tersebut hanya berasal dari lampu yang memang mempunyai daya pijar, tetapi tidak mempunyai daya tembus cahaya. Di dunia telematika, kami istilahkan dengan ANSI Lumens dengan satuan Lux," katanya.

Abimanyu mengatakan, cahaya tersebut tidak dapat membuktikan lokasi keberadaan Nazaruddin beserta waktunya. Abimanyu juga menyayangkan jika ada pihak-pihak yang sempat memberikan pernyataan kepada media mengenai keberadaan Nazaruddin. Pernyataan tersebut dapat membuat yang bersangkutan kembali berpindah ke tempat lain.

Dosen mata kuliah Technopreneurship di UIN Syarif Hidayatullah ini juga menduga Nazaruddin sengaja mengenakan topi etnis tertentu untuk mengesankan bahwa dirinya berada di suatu lokasi tertentu. Topi tak bisa dijadikan petunjuk mengenai keberadaan Nazaruddin.

"Dan, menurut pendapat saya, alasan dia mengenakan topi adalah untuk menutupi rambutnya yang telah ditipiskan agar lebih mudah tersamar. Ini bisa jadi trik orang yang sedang dalam pelarian," katanya.

Pertanggungan ini artikel informasi adalah sebagai lengkap dapat hari ini. Tapi kau selalu harus meninggalkan terbuka kemungkinan bahwa penelitian di masa depan dapat mengungkap fakta-fakta baru.

Tak Ada Cap Jempol Anas di Akta

Apakah Anda mencari beberapa informasi di dalam,
? Berikut adalah up-to-date laporan dari para ahli
yang seharusnya tahu.
JAKARTA, KOMPAS.com " Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Achmad Mubarok, menegaskan, Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum tak pernah membubuhkan cap jempol pada akta PT Anugrah Nusantara, sebagaimana tudingan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin yang juga tersangka kasus dugaan suap proyek pembangunan wisma atlet SEA Games 2011.

"Saya saja tak tahu urusannya," kata Anas, sebagaimana dituturkan Mubarok di sela Rapat Koordinasi Nasional di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (23/7/2011).

Pengetahuan dapat memberikan keuntungan yang nyata. Untuk memastikan Anda mendapat informasi tentang
, terus membaca.

Mubarok menilai, tayangan wawancara video Iwan Piliang dengan Nazaruddin yang ditayangkan di MetroTV pada Jumat (22/7/2011) adalah upaya penggembosan yang dilakukan lawan politik Partai Demokrat.

Politisi senior Partai Demokrat ini juga mengatakan tak yakin bahwa akta yang ditunjukkan Nazaruddin adalah asli. "Namun, terlepas dari semua itu, kita sama sekali tidak terpengaruh. Apa yang dikatakannya adalah rumor," katanya.

Staf ahli bekas Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin, Nuril Anwar, menilai, salah satu alasan mengapa Nazaruddin tak berani kembali ke Indonesia adalah yang bersangkutan tak memiliki bukti-bukti. Apa yang dibeberkan selama ini melalui media massa hanyalah omong kosong.

Jadi sekarang Anda tahu sedikit tentang
. Bahkan jika Anda tidak tahu segalanya, Anda sudah melakukan sesuatu yang berharga: Anda telah memperluas pengetahuan Anda.

Friday, July 22, 2011

Kasus Kemkes, Negara Rugi Rp 15 Miliar

Artikel berikut berisi informasi terkait yang mungkin menyebabkan Anda untuk mempertimbangkan kembali apa yang Anda pikir Anda mengerti. Yang paling penting adalah untuk belajar dengan pikiran terbuka dan bersedia untuk merevisi pemahaman Anda jika perlu.
JAKARTA, KOMPAS.com " Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan adanya kerugian negara mencapai Rp 15 miliar dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan alat bantu pendidikan di Kementerian Kesehatan tahun 2009.

"Audit BPK, kerugiannya Rp 15 miliar," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jumat (22/7/2011).

Nilai proyek dalam kasus itu sekitar Rp 490 miliar. Anton mengatakan, alat bantu itu untuk 17 rumah sakit di 12 provinsi. Hingga saat ini, katanya, penyidik telah memeriksa 79 saksi, di antaranya dari pihak rumah sakit.

"Minggu depan akan dimintai keterangan orang-orang yang tahu barang-barang yang dikirim ke sana," kata Anton.

Informasi tentang
disajikan di sini akan melakukan salah satu dari dua hal: baik itu akan memperkuat apa yang anda ketahui tentang
atau akan mengajari Anda sesuatu yang baru. Keduanya hasil yang baik.

Ketika ditanya siapa tersangka dalam kasus itu, Anton mengaku belum tahu. Informasi yang diterima wartawan, Polri sudah menetapkan tersangka, yakni seorang pejabat di Kemkes berinisial SB.

Seperti diberitakan, kasus ini disebut-sebut melibatkan Muhammad Nazaruddin, politisi Partai Demokrat yang kini menjadi buronan internasional setelah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Dia terjerat kasus suap pembangunan wisma atlet di Palembang.

Penanganan kasus ini sempat mandek sekitar satu tahun di Bareskrim Polri bersamaan dengan penanganan kasus korupsi di Kementerian Pendidikan Nasional.

Menurut Kepala Bareskrim Polri yang saat itu dijabat Komjen Ito Sumardi (kini pensiun), penanganan kasus itu sempat berhenti karena semua penyidik Direktorat III Tindak Pidana Korupsi Bareskrim fokus pada penanganan mafia pajak Gayus HP Tambunan.

Mandeknya penanganan itu sempat dikaitkan adanya suap dari Nazaruddin kepada Ito. Pasalnya, ditemukan catatan pengeluaran perusahaan milik Nazaruddin ketika KPK menggeledah kantor di Tower Permai, Jakarta Selatan. Dalam catatan itu tertulis pengeluaran untuk Ito sebesar 50.000 dollar AS.

Ito sudah membantah hal itu. Dia juga sudah diklarifikasi oleh KPK terkait temuan itu.

Semoga bagian di atas telah berkontribusi untuk pemahaman Anda tentang
. Berbagi pemahaman baru Anda tentang
dengan orang lain. Mereka akan berterima kasih untuk itu.