Monday, September 5, 2011

Ketangguhan ABK Menjadi "Roh" Dewa Ruci

Bayangkan waktu berikutnya Anda bergabung dengan diskusi tentang
. Ketika Anda mulai berbagi fakta
menarik di bawah ini, teman-teman Anda akan benar-benar takjub.
JAKARTA, KOMPAS.com - Kapal layar KRI Dewa Ruci memang memiliki "roh" yang mampu memikat banyak orang. Ribuan masyarakat China di Guang Zhou, China, tertib berbaris untuk masuk ke KRI Dewa Ruci saat KRI Dewa Ruci berada di Guangzhou dalam pelayaran.

Mereka cukup antusias ingin melihat dan mengenal KRI Dewa Ruci. "Saya heran, masyarakat China di Guang Zhou antre mau melihat dan memasuki KRI Dewa Ruci," kata seorang taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) yang ikut dalam pelayaran di China, Pandu Indramanto.

Sejak 5 Juli 2011, KRI Dewa Ruci menempuh pelayaran dari Surabaya-Filipina-China-Thailand-Batam, dan kembali ke Surabaya pada tanggal 26 Agustus 2011. Antusiasme masyarakat China dapat dipahami karena sebelum KRI Dewa Ruci tiba di Guang Zhou, pemberitaan di koran lokal sudah muncul.

Mungkin, pemberitaan KRI Dewa Ruci yang diterpa badai saat akan memasuki China pun sudah menyebar meluas sehingga menambah rasa ingin tahu masyarakat China.

Masyarakat di banyak negara sebenarnya cukup mengenal KRI Dewa Ruci, seperti beberapa negara di Eropa. Bahkan, pemerintah Amerika Serikat pun mengundang KRI Dewa Ruci untuk mengikuti acara peringatan hari Kemerdekaan AS tahun 2012.

Apa keunikan KRI Dewa Ruci sehingga seringkali mendapat sambutan yang meriah di beberapa negara?

Keunikan KRI Dewa Ruci sebenarnya terletak pada ketangguhan kapal dan para awak kapal (ABK) untuk berlayar dan menempuh berbagai samudera, teluk, dan selat di belahan dunia.

Ketangguhan, keberanian, dan sikap pantang menyerah para ABK KRI Dewa Ruci ternyata selama ini menjadi ujung tombak kesuksesan pelayaran KRI Dewa Ruci.

Dukungan ABK yang bekerja di dapur, di bagian mesin, di bagian navigasi, dan layar menjadi kekuatan dalam pelayaran KRI Dewa Ruci ke penjuru dunia untuk melakukan misi sebagai duta wisata dan duta diplomatik (soft diplomacy).

Semakin banyak informasi otentik tentang
Anda tahu, semakin banyak orang mungkin adalah untuk mempertimbangkan Anda ahli
. Baca terus untuk fakta
bahkan lebih yang Anda dapat berbagi.

Kopral Dua Dodi, ABK di bagian dapur, mengungkapkan, memasak untuk para taruna, abk, dan perwira harus dilakukan setiap hari. "Namun, kalau ombak besar, ABK tidak bisa memasak karena barang-barang dan makanan bisa jatuh semua," katanya.

Sebagai pengganti, para ABK, taruna, dan perwira pun harus makan makanan kaleng yang disiapkan. Dukungan ABK menjadi penting dalam setiap pelayaran juga terlihat dari peran bintara yang bekerja di KRI Dewa Ruci. Misalnya, Bintara Utama Johanes Satoro.

Johanes Satoro sudah bekerja di KRI Dewa Ruci sejak tahun 1990. Johanes Satoro cukup menguasai bagian-bagian kapal, termasuk layar. Oleh karena itu, perlu dipertimbangkan pemberian uang insentif bagi para ABK yang lebih besar.

Peran ABK untuk mendukung misi KRI Dewa Ruci sebagai duta wisata dan duta diplomatik sangat besar. Saat ini, dalam setiap pelayaran, ABK memang telah mendapat uang saku sebesar 15 dollar Amerika Serikat (AS). Uang sebesar 15 dollar AS per hari itu diberikan hanya pada waktu KRI Dewa Ruci bersandar di suatu negara.

Jadi, jika KRI Dewa Ruci bersandar di Perancis selama 3 hari, ABK hanya mendapat 45 dollar AS atau senilai Rp 360.000 dengan kurs Rp 8.000. Uang sebesar Rp 360.000 memang kurang jika ABK harus sedikit membeli barang-barang kebutuhan pribadi. Apalagi, uang itu harus dibawa pulang untuk keluarga.

Kapal pengganti
Daya tarik KRI Dewa Ruci tidak terlepas juga dari kehadiran para taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) dalam pelayaran ke luar negeri. Taruna AAL dapat mempraktikkan ilmu pelayaran, seperti astronomi, navigasi, komunikasi, dan kebaharian. Misalnya, taruna dapat mempraktikkan penggunaan tali temali layar secara manual.

Selain itu, dalam kunjungan ke banyak negara, para taruna juga mempraktikkan berbagai kesenian dan ketrampilan, seperi drum band, tarian-tarian tradisional, atau cocktail party di atas KRI Dewa Ruci.

Sayangnya, umur KRI Dewa Ruci sudah cukup tua. KRI Dewa Ruci diproduksi HC Stulcken Sohn di Hamburg, Jerman, tahun 1953. KRI Dewa Ruci kemudian masuk ke jajaran TNI AL. Memang ada wacana di jajaran TNI AL untuk mengganti kapal KRI Dewa Ruci.

"Rencana untuk menggantikan KRI Dewa Ruci itu sudah lama saya dengar. Namun, belum terrealisasikan," kata Komandan KRI Dewa Ruci Letkol Haris Bima.

Jika pimpinan TNI AL atau pemerintah ingin mengganti KRI Dewa Ruci, kapal pengganti sebaiknya tetap mempertahankan kekhasan atau keunikan yang dimiliki KRI Dewa Ruci.

Kekhasaannya adalah peralatan kapal, seperi layar, yang mengandalkan cara-cara tradisional dan manual. Dengan demikian, para taruna tetap dapat belajar kekompakan, kebersamaan, keberanian, dan memiliki karakter sebagai pelaut yang ulung.


Sekarang Anda bisa menjadi ahli percaya diri pada
. OK, mungkin bukan pakar. Tapi Anda harus memiliki sesuatu untuk membawa ke meja waktu berikutnya Anda bergabung dengan diskusi tentang
.

Sunday, September 4, 2011

Ketangguhan ABK Menjadi "Roh" Dewa Ruci

Apakah Anda pernah bertanya-tanya apakah apa yang Anda tahu tentang
akurat? Perhatikan paragraf berikut dan membandingkan apa yang Anda ketahui untuk info terbaru di
.
JAKARTA, KOMPAS.com - Kapal layar KRI Dewa Ruci memang memiliki "roh" yang mampu memikat banyak orang. Ribuan masyarakat China di Guang Zhou, China, tertib berbaris untuk masuk ke KRI Dewa Ruci saat KRI Dewa Ruci berada di Guangzhou dalam pelayaran.

Mereka cukup antusias ingin melihat dan mengenal KRI Dewa Ruci. "Saya heran, masyarakat China di Guang Zhou antre mau melihat dan memasuki KRI Dewa Ruci," kata seorang taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) yang ikut dalam pelayaran di China, Pandu Indramanto.

Sejak 5 Juli 2011, KRI Dewa Ruci menempuh pelayaran dari Surabaya-Filipina-China-Thailand-Batam, dan kembali ke Surabaya pada tanggal 26 Agustus 2011. Antusiasme masyarakat China dapat dipahami karena sebelum KRI Dewa Ruci tiba di Guang Zhou, pemberitaan di koran lokal sudah muncul.

Mungkin, pemberitaan KRI Dewa Ruci yang diterpa badai saat akan memasuki China pun sudah menyebar meluas sehingga menambah rasa ingin tahu masyarakat China.

Masyarakat di banyak negara sebenarnya cukup mengenal KRI Dewa Ruci, seperti beberapa negara di Eropa. Bahkan, pemerintah Amerika Serikat pun mengundang KRI Dewa Ruci untuk mengikuti acara peringatan hari Kemerdekaan AS tahun 2012.

Apa keunikan KRI Dewa Ruci sehingga seringkali mendapat sambutan yang meriah di beberapa negara?

Keunikan KRI Dewa Ruci sebenarnya terletak pada ketangguhan kapal dan para awak kapal (ABK) untuk berlayar dan menempuh berbagai samudera, teluk, dan selat di belahan dunia.

Ketangguhan, keberanian, dan sikap pantang menyerah para ABK KRI Dewa Ruci ternyata selama ini menjadi ujung tombak kesuksesan pelayaran KRI Dewa Ruci.

Dukungan ABK yang bekerja di dapur, di bagian mesin, di bagian navigasi, dan layar menjadi kekuatan dalam pelayaran KRI Dewa Ruci ke penjuru dunia untuk melakukan misi sebagai duta wisata dan duta diplomatik (soft diplomacy).

Jika fakta
Anda out-of-date, bagaimana yang mempengaruhi tindakan dan keputusan? Pastikan Anda tidak membiarkan slip
informasi penting oleh Anda.

Kopral Dua Dodi, ABK di bagian dapur, mengungkapkan, memasak untuk para taruna, abk, dan perwira harus dilakukan setiap hari. "Namun, kalau ombak besar, ABK tidak bisa memasak karena barang-barang dan makanan bisa jatuh semua," katanya.

Sebagai pengganti, para ABK, taruna, dan perwira pun harus makan makanan kaleng yang disiapkan. Dukungan ABK menjadi penting dalam setiap pelayaran juga terlihat dari peran bintara yang bekerja di KRI Dewa Ruci. Misalnya, Bintara Utama Johanes Satoro.

Johanes Satoro sudah bekerja di KRI Dewa Ruci sejak tahun 1990. Johanes Satoro cukup menguasai bagian-bagian kapal, termasuk layar. Oleh karena itu, perlu dipertimbangkan pemberian uang insentif bagi para ABK yang lebih besar.

Peran ABK untuk mendukung misi KRI Dewa Ruci sebagai duta wisata dan duta diplomatik sangat besar. Saat ini, dalam setiap pelayaran, ABK memang telah mendapat uang saku sebesar 15 dollar Amerika Serikat (AS). Uang sebesar 15 dollar AS per hari itu diberikan hanya pada waktu KRI Dewa Ruci bersandar di suatu negara.

Jadi, jika KRI Dewa Ruci bersandar di Perancis selama 3 hari, ABK hanya mendapat 45 dollar AS atau senilai Rp 360.000 dengan kurs Rp 8.000. Uang sebesar Rp 360.000 memang kurang jika ABK harus sedikit membeli barang-barang kebutuhan pribadi. Apalagi, uang itu harus dibawa pulang untuk keluarga.

Kapal pengganti
Daya tarik KRI Dewa Ruci tidak terlepas juga dari kehadiran para taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) dalam pelayaran ke luar negeri. Taruna AAL dapat mempraktikkan ilmu pelayaran, seperti astronomi, navigasi, komunikasi, dan kebaharian. Misalnya, taruna dapat mempraktikkan penggunaan tali temali layar secara manual.

Selain itu, dalam kunjungan ke banyak negara, para taruna juga mempraktikkan berbagai kesenian dan ketrampilan, seperi drum band, tarian-tarian tradisional, atau cocktail party di atas KRI Dewa Ruci.

Sayangnya, umur KRI Dewa Ruci sudah cukup tua. KRI Dewa Ruci diproduksi HC Stulcken Sohn di Hamburg, Jerman, tahun 1953. KRI Dewa Ruci kemudian masuk ke jajaran TNI AL. Memang ada wacana di jajaran TNI AL untuk mengganti kapal KRI Dewa Ruci.

"Rencana untuk menggantikan KRI Dewa Ruci itu sudah lama saya dengar. Namun, belum terrealisasikan," kata Komandan KRI Dewa Ruci Letkol Haris Bima.

Jika pimpinan TNI AL atau pemerintah ingin mengganti KRI Dewa Ruci, kapal pengganti sebaiknya tetap mempertahankan kekhasan atau keunikan yang dimiliki KRI Dewa Ruci.

Kekhasaannya adalah peralatan kapal, seperi layar, yang mengandalkan cara-cara tradisional dan manual. Dengan demikian, para taruna tetap dapat belajar kekompakan, kebersamaan, keberanian, dan memiliki karakter sebagai pelaut yang ulung.


Bila kata mendapat sekitar tentang perintah Anda fakta
, orang lain yang perlu tahu tentang
akan mulai aktif mencari Anda.

Saturday, September 3, 2011

Ketangguhan ABK Menjadi "Roh" Dewa Ruci

Artikel menarik alamat beberapa isu kunci tentang
. Pembacaan yang cermat bahan ini bisa membuat perbedaan besar dalam bagaimana Anda berpikir tentang
.
JAKARTA, KOMPAS.com - Kapal layar KRI Dewa Ruci memang memiliki "roh" yang mampu memikat banyak orang. Ribuan masyarakat China di Guang Zhou, China, tertib berbaris untuk masuk ke KRI Dewa Ruci saat KRI Dewa Ruci berada di Guangzhou dalam pelayaran.

Mereka cukup antusias ingin melihat dan mengenal KRI Dewa Ruci. "Saya heran, masyarakat China di Guang Zhou antre mau melihat dan memasuki KRI Dewa Ruci," kata seorang taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) yang ikut dalam pelayaran di China, Pandu Indramanto.

Sejak 5 Juli 2011, KRI Dewa Ruci menempuh pelayaran dari Surabaya-Filipina-China-Thailand-Batam, dan kembali ke Surabaya pada tanggal 26 Agustus 2011. Antusiasme masyarakat China dapat dipahami karena sebelum KRI Dewa Ruci tiba di Guang Zhou, pemberitaan di koran lokal sudah muncul.

Mungkin, pemberitaan KRI Dewa Ruci yang diterpa badai saat akan memasuki China pun sudah menyebar meluas sehingga menambah rasa ingin tahu masyarakat China.

Masyarakat di banyak negara sebenarnya cukup mengenal KRI Dewa Ruci, seperti beberapa negara di Eropa. Bahkan, pemerintah Amerika Serikat pun mengundang KRI Dewa Ruci untuk mengikuti acara peringatan hari Kemerdekaan AS tahun 2012.

Apa keunikan KRI Dewa Ruci sehingga seringkali mendapat sambutan yang meriah di beberapa negara?

Keunikan KRI Dewa Ruci sebenarnya terletak pada ketangguhan kapal dan para awak kapal (ABK) untuk berlayar dan menempuh berbagai samudera, teluk, dan selat di belahan dunia.

Ketangguhan, keberanian, dan sikap pantang menyerah para ABK KRI Dewa Ruci ternyata selama ini menjadi ujung tombak kesuksesan pelayaran KRI Dewa Ruci.

Dukungan ABK yang bekerja di dapur, di bagian mesin, di bagian navigasi, dan layar menjadi kekuatan dalam pelayaran KRI Dewa Ruci ke penjuru dunia untuk melakukan misi sebagai duta wisata dan duta diplomatik (soft diplomacy).

Anda dapat melihat bahwa ada nilai praktis dalam mempelajari lebih banyak tentang
. Dapatkah Anda memikirkan cara-cara untuk menerapkan apa yang telah dibahas sejauh ini?

Kopral Dua Dodi, ABK di bagian dapur, mengungkapkan, memasak untuk para taruna, abk, dan perwira harus dilakukan setiap hari. "Namun, kalau ombak besar, ABK tidak bisa memasak karena barang-barang dan makanan bisa jatuh semua," katanya.

Sebagai pengganti, para ABK, taruna, dan perwira pun harus makan makanan kaleng yang disiapkan. Dukungan ABK menjadi penting dalam setiap pelayaran juga terlihat dari peran bintara yang bekerja di KRI Dewa Ruci. Misalnya, Bintara Utama Johanes Satoro.

Johanes Satoro sudah bekerja di KRI Dewa Ruci sejak tahun 1990. Johanes Satoro cukup menguasai bagian-bagian kapal, termasuk layar. Oleh karena itu, perlu dipertimbangkan pemberian uang insentif bagi para ABK yang lebih besar.

Peran ABK untuk mendukung misi KRI Dewa Ruci sebagai duta wisata dan duta diplomatik sangat besar. Saat ini, dalam setiap pelayaran, ABK memang telah mendapat uang saku sebesar 15 dollar Amerika Serikat (AS). Uang sebesar 15 dollar AS per hari itu diberikan hanya pada waktu KRI Dewa Ruci bersandar di suatu negara.

Jadi, jika KRI Dewa Ruci bersandar di Perancis selama 3 hari, ABK hanya mendapat 45 dollar AS atau senilai Rp 360.000 dengan kurs Rp 8.000. Uang sebesar Rp 360.000 memang kurang jika ABK harus sedikit membeli barang-barang kebutuhan pribadi. Apalagi, uang itu harus dibawa pulang untuk keluarga.

Kapal pengganti
Daya tarik KRI Dewa Ruci tidak terlepas juga dari kehadiran para taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) dalam pelayaran ke luar negeri. Taruna AAL dapat mempraktikkan ilmu pelayaran, seperti astronomi, navigasi, komunikasi, dan kebaharian. Misalnya, taruna dapat mempraktikkan penggunaan tali temali layar secara manual.

Selain itu, dalam kunjungan ke banyak negara, para taruna juga mempraktikkan berbagai kesenian dan ketrampilan, seperi drum band, tarian-tarian tradisional, atau cocktail party di atas KRI Dewa Ruci.

Sayangnya, umur KRI Dewa Ruci sudah cukup tua. KRI Dewa Ruci diproduksi HC Stulcken Sohn di Hamburg, Jerman, tahun 1953. KRI Dewa Ruci kemudian masuk ke jajaran TNI AL. Memang ada wacana di jajaran TNI AL untuk mengganti kapal KRI Dewa Ruci.

"Rencana untuk menggantikan KRI Dewa Ruci itu sudah lama saya dengar. Namun, belum terrealisasikan," kata Komandan KRI Dewa Ruci Letkol Haris Bima.

Jika pimpinan TNI AL atau pemerintah ingin mengganti KRI Dewa Ruci, kapal pengganti sebaiknya tetap mempertahankan kekhasan atau keunikan yang dimiliki KRI Dewa Ruci.

Kekhasaannya adalah peralatan kapal, seperi layar, yang mengandalkan cara-cara tradisional dan manual. Dengan demikian, para taruna tetap dapat belajar kekompakan, kebersamaan, keberanian, dan memiliki karakter sebagai pelaut yang ulung.


Kadang-kadang sulit untuk memilah-milah semua rincian yang terkait dengan hal ini, tapi aku positif Anda tidak akan kesulitan untuk memahami informasi yang disajikan di atas.

Ketangguhan ABK Menjadi "Roh" Dewa Ruci

Bayangkan waktu berikutnya Anda bergabung dengan diskusi tentang
. Ketika Anda mulai berbagi fakta
menarik di bawah ini, teman-teman Anda akan benar-benar takjub.
JAKARTA, KOMPAS.com - Kapal layar KRI Dewa Ruci memang memiliki "roh" yang mampu memikat banyak orang. Ribuan masyarakat China di Guang Zhou, China, tertib berbaris untuk masuk ke KRI Dewa Ruci saat KRI Dewa Ruci berada di Guangzhou dalam pelayaran.

Mereka cukup antusias ingin melihat dan mengenal KRI Dewa Ruci. "Saya heran, masyarakat China di Guang Zhou antre mau melihat dan memasuki KRI Dewa Ruci," kata seorang taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) yang ikut dalam pelayaran di China, Pandu Indramanto.

Sejak 5 Juli 2011, KRI Dewa Ruci menempuh pelayaran dari Surabaya-Filipina-China-Thailand-Batam, dan kembali ke Surabaya pada tanggal 26 Agustus 2011. Antusiasme masyarakat China dapat dipahami karena sebelum KRI Dewa Ruci tiba di Guang Zhou, pemberitaan di koran lokal sudah muncul.

Mungkin, pemberitaan KRI Dewa Ruci yang diterpa badai saat akan memasuki China pun sudah menyebar meluas sehingga menambah rasa ingin tahu masyarakat China.

Masyarakat di banyak negara sebenarnya cukup mengenal KRI Dewa Ruci, seperti beberapa negara di Eropa. Bahkan, pemerintah Amerika Serikat pun mengundang KRI Dewa Ruci untuk mengikuti acara peringatan hari Kemerdekaan AS tahun 2012.

Apa keunikan KRI Dewa Ruci sehingga seringkali mendapat sambutan yang meriah di beberapa negara?

Keunikan KRI Dewa Ruci sebenarnya terletak pada ketangguhan kapal dan para awak kapal (ABK) untuk berlayar dan menempuh berbagai samudera, teluk, dan selat di belahan dunia.

Ketangguhan, keberanian, dan sikap pantang menyerah para ABK KRI Dewa Ruci ternyata selama ini menjadi ujung tombak kesuksesan pelayaran KRI Dewa Ruci.

Dukungan ABK yang bekerja di dapur, di bagian mesin, di bagian navigasi, dan layar menjadi kekuatan dalam pelayaran KRI Dewa Ruci ke penjuru dunia untuk melakukan misi sebagai duta wisata dan duta diplomatik (soft diplomacy).

Saya percaya bahwa apa yang Anda telah membaca sejauh ini informatif. Bagian berikut ini harus pergi jauh ke arah membersihkan setiap ketidakpastian yang mungkin tetap.

Kopral Dua Dodi, ABK di bagian dapur, mengungkapkan, memasak untuk para taruna, abk, dan perwira harus dilakukan setiap hari. "Namun, kalau ombak besar, ABK tidak bisa memasak karena barang-barang dan makanan bisa jatuh semua," katanya.

Sebagai pengganti, para ABK, taruna, dan perwira pun harus makan makanan kaleng yang disiapkan. Dukungan ABK menjadi penting dalam setiap pelayaran juga terlihat dari peran bintara yang bekerja di KRI Dewa Ruci. Misalnya, Bintara Utama Johanes Satoro.

Johanes Satoro sudah bekerja di KRI Dewa Ruci sejak tahun 1990. Johanes Satoro cukup menguasai bagian-bagian kapal, termasuk layar. Oleh karena itu, perlu dipertimbangkan pemberian uang insentif bagi para ABK yang lebih besar.

Peran ABK untuk mendukung misi KRI Dewa Ruci sebagai duta wisata dan duta diplomatik sangat besar. Saat ini, dalam setiap pelayaran, ABK memang telah mendapat uang saku sebesar 15 dollar Amerika Serikat (AS). Uang sebesar 15 dollar AS per hari itu diberikan hanya pada waktu KRI Dewa Ruci bersandar di suatu negara.

Jadi, jika KRI Dewa Ruci bersandar di Perancis selama 3 hari, ABK hanya mendapat 45 dollar AS atau senilai Rp 360.000 dengan kurs Rp 8.000. Uang sebesar Rp 360.000 memang kurang jika ABK harus sedikit membeli barang-barang kebutuhan pribadi. Apalagi, uang itu harus dibawa pulang untuk keluarga.

Kapal pengganti
Daya tarik KRI Dewa Ruci tidak terlepas juga dari kehadiran para taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) dalam pelayaran ke luar negeri. Taruna AAL dapat mempraktikkan ilmu pelayaran, seperti astronomi, navigasi, komunikasi, dan kebaharian. Misalnya, taruna dapat mempraktikkan penggunaan tali temali layar secara manual.

Selain itu, dalam kunjungan ke banyak negara, para taruna juga mempraktikkan berbagai kesenian dan ketrampilan, seperi drum band, tarian-tarian tradisional, atau cocktail party di atas KRI Dewa Ruci.

Sayangnya, umur KRI Dewa Ruci sudah cukup tua. KRI Dewa Ruci diproduksi HC Stulcken Sohn di Hamburg, Jerman, tahun 1953. KRI Dewa Ruci kemudian masuk ke jajaran TNI AL. Memang ada wacana di jajaran TNI AL untuk mengganti kapal KRI Dewa Ruci.

"Rencana untuk menggantikan KRI Dewa Ruci itu sudah lama saya dengar. Namun, belum terrealisasikan," kata Komandan KRI Dewa Ruci Letkol Haris Bima.

Jika pimpinan TNI AL atau pemerintah ingin mengganti KRI Dewa Ruci, kapal pengganti sebaiknya tetap mempertahankan kekhasan atau keunikan yang dimiliki KRI Dewa Ruci.

Kekhasaannya adalah peralatan kapal, seperi layar, yang mengandalkan cara-cara tradisional dan manual. Dengan demikian, para taruna tetap dapat belajar kekompakan, kebersamaan, keberanian, dan memiliki karakter sebagai pelaut yang ulung.


Kadang-kadang sulit untuk memilah-milah semua rincian yang terkait dengan hal ini, tapi aku positif Anda tidak akan kesulitan untuk memahami informasi yang disajikan di atas.

Friday, September 2, 2011

Orla Mewarisi, Orba Menambah Utang Luar Negeri

Dalam dunia sekarang ini, tampaknya hampir semua topik terbuka untuk diperdebatkan. Sementara aku sedang mengumpulkan fakta untuk artikel ini, saya cukup terkejut menemukan beberapa masalah yang saya pikir diselesaikan sebenarnya masih dibicarakan secara terbuka.
JAKARTA, KOMPAS.com - Utang Indonesia memang luar biasa. Pemerintahan Orde Lama (Orla) tercatat mewariskan utang ke negeri ini sebesar Rp 794 miliar atau setara dengan 2,4 miliar dollar Amerika Serikat atau 29 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada waktu itu.

Total utang tersebut adalah utang luar negeri Indonesia ke negara-negara maju. Namun, ternyata, dalam empat dekade, utang Indonesia justru bukannya menurun, akan tetapi justru meningkat. Hingga akhir semester 1 tahun lalu, dari jumlah sekitar Rp 794 miliar pada tahun 1969, membengkak menjadi Rp 1.723 triliun atau equivalen 200,5 miliar dollar AS atau 26,1 persen terhadap PDB.

Dari laporan tertulis pengelolaan utang pemerintah, yang dikeluarkan Kementerian Keuangan Juli lalu, yang diterima Kompas, akhir Agustus.

Peningkatan utang yang sangat tajam justru terjadi pada akhir periode Orde Baru (Orba). Waktu itu, total utang dari Rp 552,5 triliun atau 57 persen terhadap PDB pada akhir 1998 meningkat menjadi Rp 939,5 triliun atau 85 persen terhadap PDB pada akhir 1999.

Apakah semuanya masuk akal sejauh ini? Jika tidak, aku yakin bahwa hanya dengan membaca sedikit lebih, semua fakta akan jatuh ke tempatnya.

"Peningkatan utang tersebut merupakan imbas dari krisis moneter yang terjadi dan pelemahan nilai tukar yang sangat tajam pada periode itu. Utang yang dilakukan selama pemerintahan Orde Baru hampir seluruhnya merupakan utang luar negeri," tulis laporan tersebut.

BLBI Lebih jauh, laporan kepada Menteri Keuangan Agus Martowardoyo itu, menyebutkan utang tersebut berasal dari kreditor multilateral seperti World Bank (Bank Dunia), Asian Development Bank (ADB), dan Islammic Development Bank (IDB), maupun kreditor bilateral seperti Jepang, Amerika dan Jerman. Utang itu termasuk juga Kredit Ekspor (KE) bagi komersial.

"Pada akhir periode Orde Baru, pemerintah mulai menerbitkan surat utang untuk Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) sebesar Rp100 triliun. Namun, krisis moneter yang melanda Indonesia akhir tahun 1990an mengakibatkan utang pemerintah bertambah lagi," lanjut laporan itu.

Celakanya, pemerintahan Soeharto itu, justru harus menerbitkan surat utang lagi untuk menyelamatkan sistem perbankan. Jumlahnya tercatat sekitar Rp 650 triliun selama kurun waktu 1998-2001.

"Ditambah dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing pada penghujung pemerintahan Orba, mengakibatkan terjadinya peningkatan nilai utang luar negeri Pemerintah," demikian laporan itu.

Tak heran jika hingga kini bangsa Indonesia terus diwarisi utang. 

Anda tidak dapat memprediksi kapan mengetahui sesuatu yang ekstra tentang
akan berguna. Jika Anda belajar sesuatu yang baru tentang
dalam artikel ini, Anda harus file artikel di mana Anda dapat menemukannya lagi.

Thursday, September 1, 2011

Nagreg, Cileunyi, dan Bumiayu Macet

Apakah Anda mencari beberapa informasi di dalam,
? Berikut adalah up-to-date laporan dari para ahli
yang seharusnya tahu.
JAKARTA, KOMPAS.com " Selain arus lalu lintas di kawasan Puncak, Bogor, yang sudah dilaporkan macet sejak beberapa hari terakhir, arus lalu lintas di ruas sejumlah jalan juga dilaporkan macet total pada hari pertama setelah Lebaran, Kamis (1/9/2010).

Mereka dari Anda tidak akrab dengan yang terakhir pada
sekarang memiliki setidaknya pemahaman dasar. Tapi ada lagi yang akan datang.

Informasi yang diperolah Kompas.com, kemacetan antara lain terjadi di Cileunyi, Nagreg, dan Ciwidey di Bandung, Jawa Barat, serta Bumiayu, Jawa Tengah.

Sementara itu, arus lalu lintas di Tol Cikampek hingga pantai utara Jawa Barat masih lancar.

 

Pertanggungan ini artikel informasi adalah sebagai lengkap dapat hari ini. Tapi kau selalu harus meninggalkan terbuka kemungkinan bahwa penelitian di masa depan dapat mengungkap fakta-fakta baru.

JK: Remisi Tak Boleh Tebang Pilih

Apakah Anda pernah merasa seperti Anda tahu hanya cukup tentang
akan berbahaya? Mari kita lihat apakah kita dapat mengisi sebagian dari celah dengan info terbaru dari para ahli
.
JAKARTA, KOMPAS.com " Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, mengungkapkan, hal yang wajar jika saat Idul Fitri, narapidana dan tahanan, baik koruptor maupun teroris, mendapatkan remisi. Namun, menurut dia, harus dilihat berapa lama hukuman yang didapat oleh para narapidana tersebut. Jangan sampai menimbulkan ketidakadilan antara narapidana dan tahanan.

"Koruptor punya hak-hak hukum, remisi kan diberikan untuk yang berperilaku baik. Koruptor, pembunuh, atau apa saja kan posisinya sama di depan hukum,"ujar Kalla saat menggelar open house Idul Fitri di kediamannya di Jakarta Selatan, Kamis (1/9/2011).

"Itu tergantung hukumannya berapa, kalau dihukumnya setahun lalu remisinya sekian bulan, itu juga tidak adil. Tapi untuk orang yang dihukum katakanlah lima tahun, remisinya sebulan, bisalah. Remisi itu agar dia dipenjara semakin baik," lanjutnya.

Kadang-kadang aspek yang paling penting dari subjek tidak segera jelas. Jauhkan membaca untuk mendapatkan gambaran yang lengkap.

Meskipun mendukung adanya remisi tersebut, kata JK, ia tetap meminta agar aturan mengenai pemberian remisi diperketat. Agar tidak terjadi obral remisi terhadap narapidana.

"Ya tentu semuanya harus diperketat dankriteria itu harus diperbaiki. Efek jera untuk napi kan tidak berarti dihukum terus-menerus juga. Hukum itu kan, pertama, selain efek jera, ada juga penegakan keadilannya. Kalau antara pembunuh dan koruptor itu dibedakan, unsur keadilannya di mana. Tetapi, yang paling penting, namanya koruptor, pembunuh, teroris, semua dari segi hukum kan sama," ujarnya.

Seperti diberitakan, Senin (29/8/2011) lalu sebanyak 44.652 narapidana di seluruh Indonesiamendapatkan remisi atau pengurangan masa hukuman untuk menyambut hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1432 Hijriah. Pemberian remisi ini pun berlaku untuk narapidana korupsi. Asalkan narapidana tersebut sudah memenuhi ketentuan yang berlaku.

 

Anda tidak dapat memprediksi kapan mengetahui sesuatu yang ekstra tentang
akan berguna. Jika Anda belajar sesuatu yang baru tentang
dalam artikel ini, Anda harus file artikel di mana Anda dapat menemukannya lagi.