JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menjanjikan persiapan Sail Wakatobi-Belitong 2011 tuntas tiga hari menjelang acara puncak pada 13 Oktober. Hal itu dikemukakan Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, di Jakarta, Selasa (4/10/2011). Acara puncak dijadwalkan berlangsung di Tanjung Kelayang, Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Acara itu akan dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Acara antara lain dimeriahkan parade jetski, reli kapal layar, dan lomba catur bawah laut. Jika Anda tidak memiliki detail yang akurat tentang
bejubel market place terbaik indonesia , maka Anda mungkin membuat pilihan yang buruk pada subjek. Jangan biarkan hal itu terjadi: terus membaca.
"Persiapan dipastikan tuntas tiga hari sebelum acara puncak," ujar Fadel. Perlombaan catur bawah laut, misalnya, direncanakanberada di kedalaman enam meter, selama kurang lebih 30 menit. Sebelumnya, pemerintah dinilai tidak serius menyiapkan Sail Wakatobi-Belitong 2011 di Tanjung Kelayang. Itu tampak dari persiapan bangunan utama, antara lain pendapa, pusat informasi, dan ruang pameran yang tidak selesai. Padahal, acara penutupan itu telah menelan dana miliaran rupiah. Untuk pembiayaan infrastruktur, pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp 68 miliar untuk pembangunan jalan. Adapun jumlah kapal layar yang datang mencapai 97 kapal layar dari 17 negara. Sementara itu, jumlah kapal nelayan berkisar 501 nelayan dari Bangka-Belitung.
"Persiapan dipastikan tuntas tiga hari sebelum acara puncak," ujar Fadel. Perlombaan catur bawah laut, misalnya, direncanakanberada di kedalaman enam meter, selama kurang lebih 30 menit. Sebelumnya, pemerintah dinilai tidak serius menyiapkan Sail Wakatobi-Belitong 2011 di Tanjung Kelayang. Itu tampak dari persiapan bangunan utama, antara lain pendapa, pusat informasi, dan ruang pameran yang tidak selesai. Padahal, acara penutupan itu telah menelan dana miliaran rupiah. Untuk pembiayaan infrastruktur, pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp 68 miliar untuk pembangunan jalan. Adapun jumlah kapal layar yang datang mencapai 97 kapal layar dari 17 negara. Sementara itu, jumlah kapal nelayan berkisar 501 nelayan dari Bangka-Belitung.
No comments:
Post a Comment